Yang jelasnya spiderman saja juga akan galau kalau dia punya pengalaman sepertiku
***
Hari yang selalu kutunggu datang juga. Deringan nada pesn di hapeku membuat sunggingan senyum manis kacci-kacciku tergambar di bibirku. "iye, ketemu ki nanti, jam 11 nah :)" pesan dari seorang yang beberapa hari ini belum kutemui semenjak saya balik ke kota tempatku menempa ilmu dan cinta.
Sepertinya jam 11 pagi adalah waktu yang paling kutunggu hari itu juga. Harapanku hari ini adalah mengungkapkan semua perasaanku padanya yang sejak lama kupendam. Masih jam 6 pagi saya sudah mulai menyiapkan diri dan bahan cerita. Saya orang yang paling kikuk berbicara dengan seorang perempuan. Kalau ingin berbicara dengan perempuan apalagi si dia harus kupersiapkan mental dan bahan agar saya tidak mati di tengah jalan, seperti mobil pete-pete kemarin yang saya tumpangi mogok di tengah kemacetan lampu merah di jalan menuju kampus. Supir pete-pete juga kebingungan plus jengkel, mana lampu merah sudah jadi hijau dan klakson di belakang sudah riuh dan menyebalkan. Hal yang paling kubenci di lampu merah adalah klason dari kendaraan egois yang sepertinya jalan itu milik kakeknya.
Jam 11 pagi seperti yang dia janjikan malam tadi, tiba-tiba nada pesanku bedering, aku langsung lemas dan tak bergairah lagi menunggu kedatangannya namun kujawab pesannya dengan satu kata dan satu smile
"iye :)". Saya lalu kembali ke kamar mengambil baju yang paling biasa, mengacak-acak rambutku yang sudah kupolesi minyak rambut pinjaman dari Rahmat, teman kamar kosanku. Saya masih belum percaya apa yang kubaca di hapeku, lalu kubaca ulang isi pesannya "tungguma nah, kujemput dulu Rian... pasti nda kita tauki toh?? Anak Fakultas Bahasa angkatan 2009. Sebenarnya mauka kasi tau kie kalau natembakka Rian kemarin... Baru mau kukasi kenalki.... :)"
Rasanya ingin kulempar hapeku di wc, tapi kuurungkan niatku karena itu hapeku satu-satunya. Percuma kurasa menunggu dia, saya lalu mengirim pesan penuh alibi "maaf Indi nah, na suruhka tanteku ke rumah sakit sekarang, ada keluargaku lagi sakit, jadi nda bisaka tunggu kie :).. Nanti pie kita kasi kenalka pacar baruta nah :)". Tak lama berselang Indi menjawab "behh padahal adama di depan kosta, ada juga motorta kuliat". wah matemija dalam hatiku bergumam, kemudian kubalas lagi "iye naik pete-pete ka tadi karna rusak kie motorku :)". "iye pale besok pie ru kukasi kenal kie" balasan terakhirnya dan juga sekaligus pesan terakhirnya di hapeku.... Hapeku lalu jatuh dan terendam di wc...
Saya tidak tau, saya sedih karena Indi sudah punya pacar baru atau karena hape satu-satunya rusak terendam air. Hanya Tuhan yang tau.... Yang jelasnya spiderman saja juga akan galau kalau dia punya pengalaman sepertiku. Hikmah yang bisa saya petik adalah setiap jam 11 pagi saya akan sedih karena mengingat kejadian itu
note
kacci = asam
pete-pete = angkutan umum

1 komentar:
waaah.., galau mode: on
Posting Komentar